BONDOWOSO, Beritahumas.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office Bondowoso mencatatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 316 miliar hingga Juli 2026, yang disalurkan kepada lebih dari 7.500 nasabah. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya BRI dalam mendorong UMKM agar semakin produktif dan berkembang.
Penyaluran KUR di Bondowoso menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ekonomi kerakyatan di wilayah yang dikenal sebagai salah satu sentra pertanian dan perdagangan di Jawa Timur. Sektor pertanian dan perdagangan mendominasi penyerapan pembiayaan dengan porsi mencapai lebih dari 80% dari total penyaluran. Angka ini menunjukkan bahwa pembiayaan yang disalurkan BRI telah diarahkan untuk mendukung aktivitas usaha yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian.
Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang terus mendorong penyaluran KUR ke sektor produksi. Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa plafon KUR tahun 2026 naik menjadi Rp 320 triliun, dengan target penyaluran ke sektor produksi yang terus ditingkatkan . Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan bahwa ekonomi kerakyatan harus kembali menjadi arah pembangunan nasional sesuai amanat UUD 1945 .
Agus Tri Wiyono: Komitmen BRI Dorong UMKM Produktif
Branch Office Head BRI Bondowoso, Agus Tri Wiyono, menyampaikan bahwa secara komposisi, penyaluran KUR di wilayah kerja Branch Office Bondowoso hingga Juli 2026 didominasi oleh sektor pertanian dan perdagangan dengan porsi lebih 80% total penyaluran. Hal ini menunjukkan bahwa pembiayaan yang disalurkan BRI telah diarahkan untuk mendukung aktivitas usaha yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian.
“Ini merupakan bagian dari peran BRI dalam memperkuat ekonomi berbasis UMKM di daerah. Selain memperluas akses pembiayaan, BRI juga mendorong peningkatan kapasitas UMKM melalui berbagai program pemberdayaan. Upaya ini dilakukan agar pelaku usaha tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga mampu mengelola usaha secara lebih baik dan berkelanjutan,” ungkap Agus Tri Wiyono.
Dukungan terhadap sektor pertanian di Bondowoso sejalan dengan kisah sukses petani mangga seperti Abu Sufyan dari Desa Botolinggo yang berhasil memperluas lahannya berkat KUR BRI. Melalui bimbingan yang diberikan, petani mangga Bondowoso mampu memasarkan produknya hingga ke luar daerah, termasuk DKI Jakarta .
Tak Sekadar Pembiayaan, BRI Hadir Mendampingi UMKM
Agus Tri Wiyono juga menambahkan, dukungan BRI tidak hanya sebatas penyaluran dana, tetapi juga mencakup pemberdayaan dan pendampingan usaha serta edukasi finansial agar para debitur dapat mengelola usahanya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan visi BRI untuk menjadi mitra terpercaya dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi unggulan.
Pendampingan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan keuangan hingga pemanfaatan teknologi digital seperti QRIS dan aplikasi BRImo untuk mempermudah transaksi . Program BRI Peduli juga memberikan pelatihan ekspor kepada UMKM untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat internasional .
“Dengan strategi yang terfokus pada sektor produktif, BRI Bondowoso optimis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dan menjawab tantangan pembangunan inklusif di tingkat lokal,” imbuhnya.
Literasi Digital dan Program Pemberdayaan
Ke depannya, BRI Bondowoso akan terus mendorong penyaluran KUR dengan fokus pada sektor produktif, sehingga pembiayaan yang diberikan dapat memberikan dampak nyata bagi perkembangan usaha masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya berupa modal usaha saja tapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya. Kami juga terus mengedukasi pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan platform-platform penjualan online sehingga bisa mendorong kapasitas usaha dan bisa naik kelas,” tegas Agus Tri Wiyono.
Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri UMKM Maman Abdurrahman yang mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan program-program seperti GrabAcademy sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan keterampilan . Dengan strategi yang terfokus pada sektor produktif, BRI Bondowoso optimis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dan menjawab tantangan pembangunan inklusif di tingkat lokal.
Baca juga;
BRI MALANG SUTOYO: Jangan Buru-buru Transfer! Penawaran Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar Patut Dicurigai
