“Respons dan langkah penanganan darurat yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karo beserta petugas gabungan lintas instansi dan masyarakat dalam penanganan darurat bencana ini sudah sangat bagus,” pungkas Jarwansyah.
Pada saat melakukan kunjungan kerja, Jarwansyah menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban.
Jarwansyah menggarisbawahi bahwa BNPB sebagai perwakilan pemerintah pusat akan terus hadir dan memberikan pendampingan hingga pemulihan selesai.
“Kami akan terus memastikan bahwa kebutuhan masyarakat yang terdampak kejadian ini dapat terpenuhi, serta seluruh upaya proses pemulihan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ungkap Jarwansyah.
Peristiwa tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Karo pada tanggal 23 November 2024 ini mengakibatkan korban meninggal dunia 10 jiwa, dan kerusakan berat pada rumah warga 2 unit, dan masing-masing 1 unit pada penginapan dan tempat ibadah. Kerusakan juga terjadi lahan pertanian, sektor perikanan dan saluran irigasi.
BNPB berharap dengan bantuan dapat segera disalurkan kepada warga terdampak, sedangkan pada proses pemulihan, ini dapat berlangsung dengan cepat dengan dukungan semua pihak.
Red/Yn






