BATU, Beritahumas.com – Kemeriahan Batu Street Food Festival 2026 kembali mewarnai Kota Batu. Digelar di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, pada 17–19 September 2026, festival ini mengusung tema “Pesta Rasa di Kota Wisata, Sae Rasane – Sae Suasanane” dengan menghadirkan ragam kuliner, hiburan, kompetisi, serta ruang promosi bagi berbagai brand.
Festival tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan produk kuliner dari hotel dan restoran anggota PHRI kepada masyarakat luas. Melalui konsep “rasa bintang lima, harga kaki lima”, masyarakat dapat menikmati beragam sajian berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau dalam suasana wisata Kota Batu.
Selain menjadi ruang promosi industri hospitality dan kuliner, Batu Street Food Festival juga memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi pengunjung melalui berbagai hiburan dan kompetisi yang digelar sepanjang acara.
Dalam mendukung kemudahan transaksi selama festival, BRI turut menghadirkan layanan pembayaran digital melalui QRIS BRI. Antusiasme pengunjung dalam bertransaksi secara digital terlihat dari volume transaksi yang terus meningkat selama dua hari pertama pelaksanaan acara.
Pada 17 September 2026, volume transaksi melalui QRIS BRI tercatat mencapai sekitar Rp69 juta. Kemudian pada 18 September 2026, nilainya meningkat menjadi sekitar Rp93 juta. Dengan demikian, hingga hari kedua festival, transaksi melalui QRIS BRI telah mencapai sekitar Rp162 juta.
Adapun volume transaksi pada hari terakhir, 19 September 2026, masih dalam proses rekapitulasi dan akan melengkapi total transaksi selama tiga hari penyelenggaraan Batu Street Food Festival 2026.
Branch Office Head BRI Batu, Andi Isra Mallambusi Kosasih atau yang akrab disapa Iko mengatakan bahwa kehadiran BRI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong semakin luasnya penggunaan transaksi digital di tengah masyarakat sekaligus mendukung geliat sektor kuliner dan pariwisata di Kota Batu.
“Batu Street Food Festival bukan hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati kuliner, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan produk-produk hotel dan restoran kepada pasar yang lebih luas. BRI tentunya sangat mendukung kegiatan yang dapat menggerakkan aktivitas ekonomi dan pariwisata di Kota Batu,” ujar Iko
Menurut Iko, peningkatan transaksi QRIS selama dua hari pertama juga menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman menggunakan metode pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari.
“Dari hari pertama sebesar Rp69 juta, kemudian meningkat menjadi Rp93 juta pada hari kedua. Kami melihat antusiasme masyarakat dalam menggunakan QRIS cukup positif. Kemudahan transaksi digital diharapkan dapat memberikan pengalaman yang semakin praktis bagi pengunjung sekaligus mendukung transaksi para pelaku usaha yang berpartisipasi,” tambahnya.
Iko menambahkan, sinergi antara perbankan, pelaku industri hospitality, kuliner, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pariwisata Kota Batu.
“Harapannya, event seperti ini dapat terus berkembang, semakin banyak masyarakat yang datang, pelaku usaha mendapatkan manfaat ekonomi, dan Kota Batu semakin dikenal tidak hanya karena destinasi wisatanya tetapi juga karena kekayaan kulinernya. BRI akan terus berupaya hadir memberikan layanan transaksi yang mudah, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ungkap Iko
Dengan perpaduan kuliner, hiburan, kompetisi dan promosi brand, Batu Street Food Festival 2026 diharapkan semakin memperkuat daya tarik Kota Batu sebagai destinasi wisata sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi industri hotel, restoran, dan pelaku usaha untuk memperkenalkan produk-produknya kepada masyarakat.
Baca juga :
BRI MALANG KAWI HADIRKAN LAYANAN VERIFIKASI! Cek Legalitas Produk Lewat Contact BRI 1500017
