Indonesia Terus Berkomitmen Kembangkan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan

Pertemuan tersebut membahas pengembangan kerja sama sektor transportasi, antara lain angkutan lintas batas negara, transportasi udara, serta sumber daya manusia.

Terkait angkutan lintas batas negara, Menhub menyambut baik permintaan Timor Leste untuk membuka rute baru ke Oekusi. Menurut Menhub, hal tersebut akan meningkatkan konektivitas masyarakat dan arus dagang.

“Saat ini Indonesia juga sedang membangun Terminal Barang Internasional di Wini, NTT, yang akan memfasilitasi peningkatan pergerakan perdagangan,” ucap Menhub.

Kemudian, terkait kerja sama pada sektor udara, Menhub meminta Timor Leste melakukan diskusi lebih lanjut dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengenai permintaan bantuan teknis pengembangan prosedur instrumen penerbangan Bandara Oecusse dan dukungan terkait penerbangan lainnya, serta Nota Kesepahaman tentang Delegasi Layanan Lalu Lintas Udara.

Senada dengan dua rencana kerja sama sebelumnya, pada kerja sama sumber daya manusia Menhub juga menyampaikan dukungannya. Menhub mengatakan, hal tersebut menjadi langkah konkret Indonesia dalam mengembangkan sumber daya manusia Indonesia dan Timor Leste.

“Pada tahun ajaran 2024, Kemenhub telah memilih 29 orang taruna (Timor Leste) untuk menempuh pendidikan di Politeknik Penerbangan Surabaya, Politeknik Penerbangan Palembang, serta Politeknik Penerbangan Indonesia Curug dengan fokus program studi penerbangan. Selain itu, Politeknik Transportasi Bali telah memberikan pelatihan keselamatan jalan dan inspeksi kendaraan bermotor,” tutur Menhub.

error: Content is protected !!