Yang ini sangat penting untuk mengurangi dampak dari ancaman bencana. Di sisi lain, pemberdayaan masyarakat dan simulasi operasi SAR tersebut sebagai respon Basarnas terhadap isu megathrust. Dengan simulasi dan pemberdayaan masyarakat tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya penggiat sector pariwisata lebih nyaman dengan mengutamakan aspek keselamatan.
Selain melibatkan ratusan personel, simulasi tersebut juga mengerahkan helikopter, paramotor, drone, dan peralatan ekstrikasi untuk penanganan Urban Search and Rescue (USAR). Skenario simulasi diawali dengan adanya peringatan gempa dan tsunami dari early warning system BMKG.
Masyarakat yang sudah mendapatkan pelatihan SAR berinisiatif melaksanakan evakuasi mandiri, baik yang di darat maupun yang sedang melaut. Beberapa diantaranya memberikan pertolongan kepada warga lainnya yang terluka. Kantor SAR Banten bertindak cepat dengan mengerahkan seluruh personel dan peralatan darat, laut, dan udara yang ada untuk tindak awal.






